assalamu'alaykum..
salam ukhuwah fillah :)
Rabu, 09 Oktober 2013
Jumat, 17 Februari 2012
Akhwat Sejati
Akhwat
sejati bukanlah dilihat dari wajahnya yang manis dan menawan, tetapi
dari kasih sayangnya pada karib kerabat dan orang disekitarnya. Pantang
baginya mengumbar aurat, dan memamerkannya kepada siapapun, kecuali
pada mahramnya. Dia senantiasa menguatkan iltizam dan azzam-nya dalam
ber-ghadul bashar dan menjaga kemuliaan diri, keluarga serta agamanya.
Akhwat
sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lembut dan mempesona,
tetapi dari lembut dan tegasnya tutur dalam mengatakan kebenaran. Dia
yang senantiasa menjaga lisan dari ghibah dan namimah. Pantang baginya
membuka aib saudaranya. Dia yang memahami dan merasakan betul bahwa
Allah swt senantiasa mengawasi segala tindak-tanduknya.
Akhwat sejati bukanlah dilihat dari liuk gemulainya kala ia berjalan, tetapi dari sikap bijaknya memahami keadaan dan persoalan-persoalan. Dia yang senantiasa bersikap tulus dalam membina persahabatan dengan siapapun, dimanapun dirinya berada. Tak ada perbendaharaan kata “cemburu buta” dalam kamus kehidupannya. Dia senantiasa merasa cukup dengan apa yang Allah swt anugerahkan untuknya, juga atas nafkah yang diberikan sang suami kepadanya. Tak pernah menuntut apa-apa yang tidak ada kemampuan pada sang qowwam di tengah keluarga. Sabar adalah aura yang terpancar dari wajahnya. Sifat tawadhu’ adalah pakaian yang senantiasa dia pakai sepanjang perguliran zaman.
Akhwat sejati bukanlah dilihat dari liuk gemulainya kala ia berjalan, tetapi dari sikap bijaknya memahami keadaan dan persoalan-persoalan. Dia yang senantiasa bersikap tulus dalam membina persahabatan dengan siapapun, dimanapun dirinya berada. Tak ada perbendaharaan kata “cemburu buta” dalam kamus kehidupannya. Dia senantiasa merasa cukup dengan apa yang Allah swt anugerahkan untuknya, juga atas nafkah yang diberikan sang suami kepadanya. Tak pernah menuntut apa-apa yang tidak ada kemampuan pada sang qowwam di tengah keluarga. Sabar adalah aura yang terpancar dari wajahnya. Sifat tawadhu’ adalah pakaian yang senantiasa dia pakai sepanjang perguliran zaman.
Akhwat
sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia menghormati dan menyayangi
orang-orang ditempat kerja (wajihah dakwah), tetapi dari tatacaranya
menghormati dan menyayangi siapapun dan dimanapun tanpa memandang status
yang disandangnya. Dia yang dilihat menyejukkan mata dan meredupkan
api amarah. Baitii jannatii selalu berusaha ia ciptakan dalam alur
kehidupan rumah tangga. Totalitas dalam menyokong dakwah suami dan
berdarmabakti mengurus generasi penerus yang berjiwa Rabbani.
Akhwat
sejati bukanlah dilihat dari banyaknya ikhwan yang memuji dan menaruh
hati padanya, tetapi dilihat dari kesungguhannya dalam berbakti dan
mencintai Allah dan Rasulullah. Dia yang selalu menghindari sesuatu yang
syubhat terlebih hal-hal yang diharamkan-Nya.
Akhwat
sejati bukanlah dilihat dari pandainya dia merayu dan banyaknya
airmata yang menitik, tetapi dari ketabahannya menghadapi liku-liku
kehidupan. Pancaran kasih sayang melesat tajam dari tiap nada bicara
yang keluar dari bibirnya. Dia yang memiliki perasaan yang tajam untuk
selalu berbuat ihsan kala ditempat umum maupun kala sendiri.
Akhwat
sejati bukanlah dilihat dari merdunya suara kala bertilawah Qur’an dan
banyaknya hadits yang ia hafal, tetapi dari keteguhan dan konsistennya
mengamalkan kandungan keduanya. Dia selalu berusaha mengajarkan pada
yang belum memahaminya. Al-Qur’an dan As-Sunnah dijadikannya sebagai
suluh penerang serta pijakan dalam menelusuri lorong-lorong gelap
kehidupan.
Akhwat
sejati bukanlah dilihat dari tingginya gelar yang disandangnya serta
luasnya wawasan ataupun lincahnya ia bergerak, tetapi tingginya ghirah
untuk menuntut ilmu dan mengamalkan syariat secara murni dan
berkesinambungan. Ilmu yang bermanfaat adalah tongkat yang ia pegang.
Menjadi akhwat sejati,
niscaya akan membuat iri dan cemburu para bidadari,
menjadi dambaan bagi mereka para insan berjiwa Rabbani,
menjadi dambaan bagi mereka para pemilik ruh dakwah dan jihadiyah,
serta para hamba Allah yang tidak tertipu oleh gemerlapnya dunia yang semu…….
niscaya akan membuat iri dan cemburu para bidadari,
menjadi dambaan bagi mereka para insan berjiwa Rabbani,
menjadi dambaan bagi mereka para pemilik ruh dakwah dan jihadiyah,
serta para hamba Allah yang tidak tertipu oleh gemerlapnya dunia yang semu…….
Menjadi Akhwat sejati,
Seperti yang dicontohkan oleh khadijah, Aisyah, Hafsah, Maimunah, Shafiyah, Fathimah Az Zahra, dan para shahabiyah radiyallohu’anha ajma’in.
Seperti yang dicontohkan oleh khadijah, Aisyah, Hafsah, Maimunah, Shafiyah, Fathimah Az Zahra, dan para shahabiyah radiyallohu’anha ajma’in.
Dikutip dari Buku : “Surat Cinta Untuk Sang Aktivis”
_ Musafir Hayat_
_ Musafir Hayat_
Kamis, 16 Februari 2012
mencintai karena Allah :)
Cinta itu adalah ketika timbul perasaan aneh di sekujur tubuhmu
baik ketika kau melihatnya, mendengarnya, ataupun ketika kau merasakan
kehadirannya di dekatmu. Adakalanya kau selalu ingin dekat dengannya,
namun yakinlah, bahwa jarak yang jauh terkadang justru mampu mendekatkan
hati kalian. Dan juga sebaliknya, kedekatan tanpa ikatan pernikahan
seringkali merenggangkan hati kalian.
Cinta itu tumbuh secara tak terduga. Terkadang kau berpikir bahwa kau lebih baik mencintai orang tersebut. Namun ketika hatimu menolaknya kau tak akan mampu berbuat apa-apa. Biarlah perlahan-lahan hatimu, bersama dengan masa yang akan menghapusnya dari pikiranmu. Namun ketika hatimu membenarkan kau justru akan dibuat kebingungan karenanya. Kau justru akan berpikir ulang sebelum kau benar-benar yakin bahwa dialah cintamu yang sebenarnya.
Cinta karena Allah adalah ketika kau mengerti, tak hanya kelebihan dari orang itu yang kau lihat, namun juga memahami dan menerima kekurang-kekurangan yang dia miliki. Sungguh pun kau baru boleh mengatakan bahwa “Aku Mencintainya” setelah kau benar-benar mengenalnya dengan sebenar-benarnya, yaitu baik dan buruknya.
Cinta karena Allah itu tidak akan pernah sebatas penampilan dan kecantikan. Adakalanya kau akan lebih mencintai sebongkah arang hitam daripada sebutir intan yang berkilauan. Karena sesungguhnya, kau sadar bahwa kau membutuhkan sebuah kehangatan yang mampu mengusir rasa dingin dari jiwamu. Lebih daripada sekedar keindahan yang ternyata membuatmu beku kedinginan.
Cinta karena Allah itu tidak akan tumbuh dari kecantikan seseorang. Namun kecantikan seseorang justru akan nampak ketika kau mencintainya. Adalah bagaimana kau bisa mencintainya karena akhlak dan agamanya, buka pada rupa, harta, ataupun nasabnya. Karena dengan inilah kau bisa menepis kefakiran, kehinaan, ketidakbahagiaan, dan kemudian menggantinya dengan kemuliaan yang diridhoi oleh Allah SWT.
Cinta karena Allah akan membuatmu merasa tidak perlu memiliki meskipun dalam hatimu kau sangat ingin. Adalah bagaimana kau bisa ikhlas ketika dia ternyata lebih mencintai orang lain dan bahkan kau pun bisa berdoa agar mereka bisa bahagia.
Cinta karena Allah tidak akan menggiringmu pada jurang kemaksiatan. Ketika kau melihat dia dan mencintainya, hal itu akan membuatmu semakin berbenah diri, kau menjadi mampu melihat kekurangan-kekurangan dirimu untuk kemudian memperbaikinya.
Cinta karena Allah tidak akan membuatmu berpikir sempit, justru kau akan berpikir lebih jauh ke depan, lebih matang, lebih dewasa, dank e arah yang lebih serius. Kau tidak akan berpikir dan membayangkan apabila kalian sudah berpacaran, namun kau sudah berpikir ke arah pernikahan. Karena kau sadar bahwa ia jauh lebih kokh, suci, berarti dan bermakna di hadapan Allah daripada sekedar pacaran.
Cinta karena Allah terkadang tak tumbuh dengan sendirinya. Kita seperti layaknya diberi biji untuk ditanam. Lalu ia tergantung pada bagaimana kita merawatnya. Jika kita baik, maka baik pulalah perasaan itu, begitu sebalinya. Terkadang pula bisa jadi ia tumbuh dengan sendirinya. Ada saat di mana kau terkadang ingin membunuh saja perasaan tersebut namun entah mengapa kau tak berdaya. Karena sebenarnya bukanlah kita yang menumbuhkan perasaan cinta tersebut, namun Rabb yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang lah yang berkehendak atas segala perasaan itu.
Cinta karena Allah bukanlah tentang bagaimana kalian saling memandang, namun bagaimana tentang kalian melihat ke arah yang sama, dan berjalan ke arah yang sama. Kalian sadar bahwa kalian tidak akan mampu menghadapi perjalanan tersebut sendirian melainkan kau butuh seseorang untuk berjalan di sisimu, yang saling membantu, saling meringankan, dan saling mengarahkan dalam perjalanan menggapai Ridho-Nya.
Cinta karena Allah tidaklah selalu membutuhkan beragam kesamaan di antara kalian. Namun yang terpenting adalah kesamaan prinsip dan tujuan, yaitu menggapai ridho Allah SWT. Dalam dirimu kau pun ingin agar kau merasa layak untuk mencintai dan dicintai olehnya.
Cinta itu tumbuh secara tak terduga. Terkadang kau berpikir bahwa kau lebih baik mencintai orang tersebut. Namun ketika hatimu menolaknya kau tak akan mampu berbuat apa-apa. Biarlah perlahan-lahan hatimu, bersama dengan masa yang akan menghapusnya dari pikiranmu. Namun ketika hatimu membenarkan kau justru akan dibuat kebingungan karenanya. Kau justru akan berpikir ulang sebelum kau benar-benar yakin bahwa dialah cintamu yang sebenarnya.
Cinta karena Allah adalah ketika kau mengerti, tak hanya kelebihan dari orang itu yang kau lihat, namun juga memahami dan menerima kekurang-kekurangan yang dia miliki. Sungguh pun kau baru boleh mengatakan bahwa “Aku Mencintainya” setelah kau benar-benar mengenalnya dengan sebenar-benarnya, yaitu baik dan buruknya.
Cinta karena Allah itu tidak akan pernah sebatas penampilan dan kecantikan. Adakalanya kau akan lebih mencintai sebongkah arang hitam daripada sebutir intan yang berkilauan. Karena sesungguhnya, kau sadar bahwa kau membutuhkan sebuah kehangatan yang mampu mengusir rasa dingin dari jiwamu. Lebih daripada sekedar keindahan yang ternyata membuatmu beku kedinginan.
Cinta karena Allah itu tidak akan tumbuh dari kecantikan seseorang. Namun kecantikan seseorang justru akan nampak ketika kau mencintainya. Adalah bagaimana kau bisa mencintainya karena akhlak dan agamanya, buka pada rupa, harta, ataupun nasabnya. Karena dengan inilah kau bisa menepis kefakiran, kehinaan, ketidakbahagiaan, dan kemudian menggantinya dengan kemuliaan yang diridhoi oleh Allah SWT.
Cinta karena Allah akan membuatmu merasa tidak perlu memiliki meskipun dalam hatimu kau sangat ingin. Adalah bagaimana kau bisa ikhlas ketika dia ternyata lebih mencintai orang lain dan bahkan kau pun bisa berdoa agar mereka bisa bahagia.
Cinta karena Allah tidak akan menggiringmu pada jurang kemaksiatan. Ketika kau melihat dia dan mencintainya, hal itu akan membuatmu semakin berbenah diri, kau menjadi mampu melihat kekurangan-kekurangan dirimu untuk kemudian memperbaikinya.
Cinta karena Allah tidak akan membuatmu berpikir sempit, justru kau akan berpikir lebih jauh ke depan, lebih matang, lebih dewasa, dank e arah yang lebih serius. Kau tidak akan berpikir dan membayangkan apabila kalian sudah berpacaran, namun kau sudah berpikir ke arah pernikahan. Karena kau sadar bahwa ia jauh lebih kokh, suci, berarti dan bermakna di hadapan Allah daripada sekedar pacaran.
Cinta karena Allah terkadang tak tumbuh dengan sendirinya. Kita seperti layaknya diberi biji untuk ditanam. Lalu ia tergantung pada bagaimana kita merawatnya. Jika kita baik, maka baik pulalah perasaan itu, begitu sebalinya. Terkadang pula bisa jadi ia tumbuh dengan sendirinya. Ada saat di mana kau terkadang ingin membunuh saja perasaan tersebut namun entah mengapa kau tak berdaya. Karena sebenarnya bukanlah kita yang menumbuhkan perasaan cinta tersebut, namun Rabb yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang lah yang berkehendak atas segala perasaan itu.
Cinta karena Allah bukanlah tentang bagaimana kalian saling memandang, namun bagaimana tentang kalian melihat ke arah yang sama, dan berjalan ke arah yang sama. Kalian sadar bahwa kalian tidak akan mampu menghadapi perjalanan tersebut sendirian melainkan kau butuh seseorang untuk berjalan di sisimu, yang saling membantu, saling meringankan, dan saling mengarahkan dalam perjalanan menggapai Ridho-Nya.
Cinta karena Allah tidaklah selalu membutuhkan beragam kesamaan di antara kalian. Namun yang terpenting adalah kesamaan prinsip dan tujuan, yaitu menggapai ridho Allah SWT. Dalam dirimu kau pun ingin agar kau merasa layak untuk mencintai dan dicintai olehnya.
**Copy Paste Via: www. bintangkejora87.blogspot.com
Sumber: www.shiizhaa.blogspot.com
Aku Mencintaimu Bukan Agar Bahagia,tapi Karena aku tak bisa Mencintai yang lain
Aku tau,
mencintaimu salah, membuat begitu banyak orang marah. Aku juga tak
membantah, siapapun yang membeberkan betapa tak akan ada bahagia yang
bisa kudapat darimu, dulu, kini, dan sampai entah.
Bertemu denganmu, sudah takdirku. Dekat denganmu, adalah pilihanku. Tapi kini, mencintaimu, sungguh di luar kendaliku.
Aku mencintaimu, bukan demi kebahagiaan dan kemudahan hidup, seperti yang mereka pikirkan. Tapi sungguh, karena tak bisa kutemukan siapapun yang lain, menjadi tempat rasa ini kuberikan.
Dan kalian, jangan lagi ingatkan aku, bahwa mencintainya sebuah kesalahan. Aku sudah tau, terlalu tau.
Dan kamu, jangan lagi tanyakan aku, apakah seluruhku akan kuberikan. Aku pasti mau, terlalu mau.
Karena aku mencintaimu, dengan segala yang ada, yang belum ada, dan yang akan ada pada diriku.
Tapi…
Setelah menaklukkan hatiku setunduk-tunduknya kini, jangan merasa telah memenangkan sesuatu, bisa saja, ini awal sebuah kutukan.
Karena akan kubasmi siapapun yang menghalangimu dariku, walau dialah sebenarnya orang yang paling kau impikan.
Maafkan aku, tapi ini takdir yang harus kutuntaskan.
Karenanya, terimalah, dan cinta ini akan membuatmu menjadi ratu yang diagungkan. Tak ada pilihan, atau kau akan jadi korban, dari luapan api rasa yang tak bisa lagi kukendalikan.
Cinta, aku telah terbakar apimu, jangan biarkan aku sendirian. Mari ikut bersamaku menjadi abu, menabur di laut luas keabadian. Menemui genangan sejarah cinta yang terdahulu, dan menunggu arus kisah indah yang akan datang kemudian.
Mau kan?
Bertemu denganmu, sudah takdirku. Dekat denganmu, adalah pilihanku. Tapi kini, mencintaimu, sungguh di luar kendaliku.
Aku mencintaimu, bukan demi kebahagiaan dan kemudahan hidup, seperti yang mereka pikirkan. Tapi sungguh, karena tak bisa kutemukan siapapun yang lain, menjadi tempat rasa ini kuberikan.
Dan kalian, jangan lagi ingatkan aku, bahwa mencintainya sebuah kesalahan. Aku sudah tau, terlalu tau.
Dan kamu, jangan lagi tanyakan aku, apakah seluruhku akan kuberikan. Aku pasti mau, terlalu mau.
Karena aku mencintaimu, dengan segala yang ada, yang belum ada, dan yang akan ada pada diriku.
Tapi…
Setelah menaklukkan hatiku setunduk-tunduknya kini, jangan merasa telah memenangkan sesuatu, bisa saja, ini awal sebuah kutukan.
Karena akan kubasmi siapapun yang menghalangimu dariku, walau dialah sebenarnya orang yang paling kau impikan.
Maafkan aku, tapi ini takdir yang harus kutuntaskan.
Karenanya, terimalah, dan cinta ini akan membuatmu menjadi ratu yang diagungkan. Tak ada pilihan, atau kau akan jadi korban, dari luapan api rasa yang tak bisa lagi kukendalikan.
Cinta, aku telah terbakar apimu, jangan biarkan aku sendirian. Mari ikut bersamaku menjadi abu, menabur di laut luas keabadian. Menemui genangan sejarah cinta yang terdahulu, dan menunggu arus kisah indah yang akan datang kemudian.
Mau kan?
jaman dulu*
Catatan ini saya Sunting dari catatan seorang Sahabat yang bernama
Asri Arafah, dan saya persembahkan untuk sahabat2 saya, yg saya cintai
:P
Sahabat…
Kata klasik itu selalu muncul di hidupmu bukan?
Dia itu sayang padamu tapi bukan kekasihmu
Dia itu dekat denganmu tapi bukan keluargamu
Dia itu mengerti kamu walau tak sedarah denganmu
Terkadang kau slalu bisa menceritakan semua hal pada sahabatmu, tapi tidak dengan kkakmu
Terkadang kau sering menghabiskan waktu dengan sahabatmu lebih lama dari pada dengan keluargamu dalam sehari
Terkadang kau merasakan ikatan sangat khusus dengannya hingga kau begitu sayang padanya
Waktu terus berjalan, bagai tetes air yang mengalir di sungai, setetes air itu tak akan melewati jembatan yang sama sebanyak dua kali..
Waktu itu tak bisa diputar, ditarik, atau dikembalikan
Begitu juga masa dalam hidupmu
Aku tau aku begitu beruntung bertemu kalian semua
Sahabatku yang melewati indah hari saat sekolah
Saat kita memakai seragam abu, dengan menaiki motor, lalu tertawa keras di kelas
Aku menikmati waktu les bersama dan makan jajan sepulangnya mengerjakan peer yang sulit bersama dan maju kedepan mengerjakan soal atau kabur-kaburan saat pelajaran dan ketangkap basah oleh guru jaga absensi yang keliling..
Selalu menanti waktu pelajaran kosong sehingga bebas makan di kantin sepuasnya
Atau saat kita janjian nonton film dewasa dengan bekal jajanan sd yang kotor?hhaha
Masa itu berlalu, aku tak bisa untuk terus ada di sekolah dengan semua kebahagiaan itu
Aku tahu kita tak mungkin bisa terus bersama, kita berpetualang sendiri mencari masa depan, dan keadaan pun mulai berubah
Kita mulai senang dengan dunia baru kita
Kita makin sibuk dengan percobaan kegiatan baru kita
Tahukah kita semua pasti menikmati ini
Mulai mengatur hidup kita sendiri dengan uang bulanan yang terbatas#especially for me:p
Aku tahu akan banyak nyawa masuk ke kehidupan kita, mulai dekat dan menyatu di hidup kita
Membentuk ikatan baru yang bahkan lebih indah dari dulu
aku tak akan mengingkari kita akan senang dunia kita yang sekarang, itu karena kita tak bisa kembali dengan masa yang lalu, dan karna kita juga harus tetap majuu.
Pernahkah kau merasa sebenarnya sahabat hanya sesaat? Tidakkah mereka kekal dihati? Tahukah kau bahwa selama perjalanan hidupmu kau akan menjumpai banyak sahabat sesuai dengan keadaanmu? Apakah mereka benar memiliki ikatan tak terputuskan dengan kita?
Waktu tak pernah melarang kita untuk pergi, atau tetap disini dengan semua kenangan
Waktu tak pernah memaksa sahabat hanya menjadi sebuah kenangan pada akhirnya
Apa sih kenangan? Yakin kau dengan semua keterbatasan manusia kenangan tak akan dilupakan?
Yang kumau ikatan kita bukan hanya sesaat
Yang kumau ikatan kita bukan hanya untuk sekedar di ingat sendiri
Yang kumau ikatan kita bukan sekedar kata2 ‘saat itu begitu indah’
Bukan hanya sekedar kenangan masa lalu
Andai nanti kita masing2 sudah menemukan tujuan hidup dan kebahagiaan, masihkah kita akan melakukan hal-hal konyol seperti dulu?
Saat kita sudah menggilai fashion dan make up apakah kita masih suka untuk jajan di pinggiran jalan?
Saat kita sudah mempunyai kekasih yang slalu menggandeg tangan kita, masihkah kita akan kumpul untuk nonton film?
Saat kita menemukan dunia kita yang sebenarnya dengan seperangkat teman yang menyenangkan, masihkah kita sempat sms atau telpon menanyakan kabar?
Apakah ini mudah kau lalui, saat kau tahu ternyata kita menjalani hidup hanya untuk dikenang dan sedikit dilupakan?
Aku mau bagaimanapun keadaan kita kelak,kalian tak hanya menjadikanku sebuah kenangan, karena aku tak butuh hanya sekedar di ingat, aku ingin kita tetap bisa seperti itu, kita tunjukkan bahwa waktu tak lebih kuat dari ikatan kita, kita tunjukkan bahwa ikatan kitalah yang paling abadi dari apapun..
Sahabat, kau ku ajak untuk mengubah dunia, mengubah pikiran yang salah tentang hidup, mengalahkan waktu untuk tetap bertahan , memberikan kasih sayang yang kuat dan selamanya, bahwa hatiku tak pernah akan hilang saat kau ingin ajak berbicara, aku masih tetap ada untuk kau sapa, aku masih siap untuk tertawa, aku masih seperti dulu yang tidak berubah###
Sahabat…
Kata klasik itu selalu muncul di hidupmu bukan?
Dia itu sayang padamu tapi bukan kekasihmu
Dia itu dekat denganmu tapi bukan keluargamu
Dia itu mengerti kamu walau tak sedarah denganmu
Terkadang kau slalu bisa menceritakan semua hal pada sahabatmu, tapi tidak dengan kkakmu
Terkadang kau sering menghabiskan waktu dengan sahabatmu lebih lama dari pada dengan keluargamu dalam sehari
Terkadang kau merasakan ikatan sangat khusus dengannya hingga kau begitu sayang padanya
Waktu terus berjalan, bagai tetes air yang mengalir di sungai, setetes air itu tak akan melewati jembatan yang sama sebanyak dua kali..
Waktu itu tak bisa diputar, ditarik, atau dikembalikan
Begitu juga masa dalam hidupmu
Aku tau aku begitu beruntung bertemu kalian semua
Sahabatku yang melewati indah hari saat sekolah
Saat kita memakai seragam abu, dengan menaiki motor, lalu tertawa keras di kelas
Aku menikmati waktu les bersama dan makan jajan sepulangnya mengerjakan peer yang sulit bersama dan maju kedepan mengerjakan soal atau kabur-kaburan saat pelajaran dan ketangkap basah oleh guru jaga absensi yang keliling..
Selalu menanti waktu pelajaran kosong sehingga bebas makan di kantin sepuasnya
Atau saat kita janjian nonton film dewasa dengan bekal jajanan sd yang kotor?hhaha
Masa itu berlalu, aku tak bisa untuk terus ada di sekolah dengan semua kebahagiaan itu
Aku tahu kita tak mungkin bisa terus bersama, kita berpetualang sendiri mencari masa depan, dan keadaan pun mulai berubah
Kita mulai senang dengan dunia baru kita
Kita makin sibuk dengan percobaan kegiatan baru kita
Tahukah kita semua pasti menikmati ini
Mulai mengatur hidup kita sendiri dengan uang bulanan yang terbatas#especially for me:p
Aku tahu akan banyak nyawa masuk ke kehidupan kita, mulai dekat dan menyatu di hidup kita
Membentuk ikatan baru yang bahkan lebih indah dari dulu
aku tak akan mengingkari kita akan senang dunia kita yang sekarang, itu karena kita tak bisa kembali dengan masa yang lalu, dan karna kita juga harus tetap majuu.
Pernahkah kau merasa sebenarnya sahabat hanya sesaat? Tidakkah mereka kekal dihati? Tahukah kau bahwa selama perjalanan hidupmu kau akan menjumpai banyak sahabat sesuai dengan keadaanmu? Apakah mereka benar memiliki ikatan tak terputuskan dengan kita?
Waktu tak pernah melarang kita untuk pergi, atau tetap disini dengan semua kenangan
Waktu tak pernah memaksa sahabat hanya menjadi sebuah kenangan pada akhirnya
Apa sih kenangan? Yakin kau dengan semua keterbatasan manusia kenangan tak akan dilupakan?
Yang kumau ikatan kita bukan hanya sesaat
Yang kumau ikatan kita bukan hanya untuk sekedar di ingat sendiri
Yang kumau ikatan kita bukan sekedar kata2 ‘saat itu begitu indah’
Bukan hanya sekedar kenangan masa lalu
Andai nanti kita masing2 sudah menemukan tujuan hidup dan kebahagiaan, masihkah kita akan melakukan hal-hal konyol seperti dulu?
Saat kita sudah menggilai fashion dan make up apakah kita masih suka untuk jajan di pinggiran jalan?
Saat kita sudah mempunyai kekasih yang slalu menggandeg tangan kita, masihkah kita akan kumpul untuk nonton film?
Saat kita menemukan dunia kita yang sebenarnya dengan seperangkat teman yang menyenangkan, masihkah kita sempat sms atau telpon menanyakan kabar?
Apakah ini mudah kau lalui, saat kau tahu ternyata kita menjalani hidup hanya untuk dikenang dan sedikit dilupakan?
Aku mau bagaimanapun keadaan kita kelak,kalian tak hanya menjadikanku sebuah kenangan, karena aku tak butuh hanya sekedar di ingat, aku ingin kita tetap bisa seperti itu, kita tunjukkan bahwa waktu tak lebih kuat dari ikatan kita, kita tunjukkan bahwa ikatan kitalah yang paling abadi dari apapun..
Sahabat, kau ku ajak untuk mengubah dunia, mengubah pikiran yang salah tentang hidup, mengalahkan waktu untuk tetap bertahan , memberikan kasih sayang yang kuat dan selamanya, bahwa hatiku tak pernah akan hilang saat kau ingin ajak berbicara, aku masih tetap ada untuk kau sapa, aku masih siap untuk tertawa, aku masih seperti dulu yang tidak berubah###
Letakkan Cinta Pada Nikmat Yang Benar
Nafsu
_baik_
jika itu diletakkan
pada waktu dan tempat yg tepat.
_buruk_
jika itu diperturutkan
dengan tampa mempertimbangkan dampaknya.
nafsu dapat membangun kebaikan.
namun tak kalah seringnya nafsu itu membinasakan.
letakan-lah nafsu_mu,
'waktu' kau jatuh tak berdaya.
'tempat'kan ia di titik rasa jemu_mu.
maka nafsu itu akan menjadi pembangkit dan pendorong semangat_mu.
"tak semua nafsu itu buruk."
Ketika DUNIA memberi 1000 alasan untuk
membuat kita menangis, mengeluh dan menyerah.
Tunjukkan-lah bahwa kita punya
1001 alasan untuk dapat tersenyum, bersyukur dan sukses.
Buktikan, bahwa dunia ini ...
Terlalu hina untuk membuat kita menangis.
Terlalu murah untuk membuat kita bersedih.
Terlalu lemah untuk membuat kita putus asa.
Tersenyum-lah ...
krn kita mendapat kesempatan untuk belajar.
"Bahwa Cinta itu Fitrah"
karena ia fitrah,
maka kebeningannya harus selalu kita jaga.
fitrah'nya cinta
akan begitu mudah mengantarkan seseorang
memiliki kekuatan untuk berkorban, keberanian untuk melangkah,
bahkan ketulusan untuk memberikan semua perhatian bagi yg di kasihi'nya.
lantas apa yg perlu kau cemaskan ??
: takut kehilangan cinta. jika tak meng-kotor-Nya?
_cinta itu suci, maka jagalah_
tak perlu layaknya dongeng.
pangeran menjemput sang putri dengan kereta kencanaNya.
tak perlu lah seperti kisah romeo dan juliet.
yang berani mati hanya dengan mengatas namakan cinta semu makhluk-Nya.
cukuplah ia..
seekor lebah,
yg sentiasa memuji keagungan-Nya.
memasuki taman larangan dengan sopan santun_nya.
dan bertemu dengan mawar liar berduri yg terjaga oleh tuannya.
catatan sahabat: Eka Dewi
Sumber : http://www.facebook.com/notes/renungan-n-kisah-inspiratif/letakkan-cinta-pada-nikmat-yang-benar/10150144823591042
_baik_
jika itu diletakkan
pada waktu dan tempat yg tepat.
_buruk_
jika itu diperturutkan
dengan tampa mempertimbangkan dampaknya.
nafsu dapat membangun kebaikan.
namun tak kalah seringnya nafsu itu membinasakan.
letakan-lah nafsu_mu,
'waktu' kau jatuh tak berdaya.
'tempat'kan ia di titik rasa jemu_mu.
maka nafsu itu akan menjadi pembangkit dan pendorong semangat_mu.
"tak semua nafsu itu buruk."
Ketika DUNIA memberi 1000 alasan untuk
membuat kita menangis, mengeluh dan menyerah.
Tunjukkan-lah bahwa kita punya
1001 alasan untuk dapat tersenyum, bersyukur dan sukses.
Buktikan, bahwa dunia ini ...
Terlalu hina untuk membuat kita menangis.
Terlalu murah untuk membuat kita bersedih.
Terlalu lemah untuk membuat kita putus asa.
Tersenyum-lah ...
krn kita mendapat kesempatan untuk belajar.
"Bahwa Cinta itu Fitrah"
karena ia fitrah,
maka kebeningannya harus selalu kita jaga.
fitrah'nya cinta
akan begitu mudah mengantarkan seseorang
memiliki kekuatan untuk berkorban, keberanian untuk melangkah,
bahkan ketulusan untuk memberikan semua perhatian bagi yg di kasihi'nya.
lantas apa yg perlu kau cemaskan ??
: takut kehilangan cinta. jika tak meng-kotor-Nya?
_cinta itu suci, maka jagalah_
tak perlu layaknya dongeng.
pangeran menjemput sang putri dengan kereta kencanaNya.
tak perlu lah seperti kisah romeo dan juliet.
yang berani mati hanya dengan mengatas namakan cinta semu makhluk-Nya.
cukuplah ia..
seekor lebah,
yg sentiasa memuji keagungan-Nya.
memasuki taman larangan dengan sopan santun_nya.
dan bertemu dengan mawar liar berduri yg terjaga oleh tuannya.
catatan sahabat: Eka Dewi
Sumber : http://www.facebook.com/notes/renungan-n-kisah-inspiratif/letakkan-cinta-pada-nikmat-yang-benar/10150144823591042
KENAPA ?
KENAPA AKU DIUJI?
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja)
mengatakan:”Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan
sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka
sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan
sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.
(Surah Al-Ankabut ayat 2-3)
KENAPA AKU TIDAK MENDAPATKAN APA YANG AKU IDAM-IDAMKAN?
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan
boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk
bagimu; Allah mengetahui , sedang kamu tidak mengetahui.
(Surah Al-Baqarah ayat 216)
KENAPA UJIAN SEBERAT INI?
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan
kesanggupannya.
(Surah Al-Baqarah ayat 286 )
RASA FRUSTASI?
Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih
hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya),
jika kamu orang-orang yang beriman.
(Surah Al-Imran ayat 139)
BAGAIMANA AKU HARUS MENGHADAPINYA?
Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah
kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan
bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.
(Surah Al-Imran ayat 200 )
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya
yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang
khusyu’,(Surah Al-Baqarah ayat 45)
APA YANG AKU DAPAT DARI SEMUA INI?
Sesungguhnya All ah telah membeli dari orang-orang mu’min, diri dan
harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.
(Surah At-Taubah ayat 111 )
KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?
Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Ilah selain Dia. Hanya kepada-Nya
aku bertawakal
(Surah At-Taubah ayat 129 )
AKU TAK DAPAT BERTAHAN LAGI!!!!!
Surah Yusuf ayat 87 :
dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada
berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.
Surah An-Nisaa’ ayat 86 :
Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah
penghormatan itu dengan lebih baik, atau balaslah (dengan yang
serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu.
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja)
mengatakan:”Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan
sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka
sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan
sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.
(Surah Al-Ankabut ayat 2-3)
KENAPA AKU TIDAK MENDAPATKAN APA YANG AKU IDAM-IDAMKAN?
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan
boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk
bagimu; Allah mengetahui , sedang kamu tidak mengetahui.
(Surah Al-Baqarah ayat 216)
KENAPA UJIAN SEBERAT INI?
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan
kesanggupannya.
(Surah Al-Baqarah ayat 286 )
RASA FRUSTASI?
Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih
hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya),
jika kamu orang-orang yang beriman.
(Surah Al-Imran ayat 139)
BAGAIMANA AKU HARUS MENGHADAPINYA?
Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah
kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan
bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.
(Surah Al-Imran ayat 200 )
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya
yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang
khusyu’,(Surah Al-Baqarah ayat 45)
APA YANG AKU DAPAT DARI SEMUA INI?
Sesungguhnya All ah telah membeli dari orang-orang mu’min, diri dan
harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.
(Surah At-Taubah ayat 111 )
KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?
Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Ilah selain Dia. Hanya kepada-Nya
aku bertawakal
(Surah At-Taubah ayat 129 )
AKU TAK DAPAT BERTAHAN LAGI!!!!!
Surah Yusuf ayat 87 :
dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada
berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.
Surah An-Nisaa’ ayat 86 :
Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah
penghormatan itu dengan lebih baik, atau balaslah (dengan yang
serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu.
Langganan:
Postingan (Atom)
